Nasional

Pastikan Anak-Anak Tidak Putus Sekolah, Pemkot Tangerang Hadirkan Beragam Program Pendidikan

Pendidikan merupakan hak seluruh anak-anak tanpa terkecuali. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan mutu pendidikan, dan juga memberikan seluruh anak akses dalam menerima pendidikan.

Pada tahun 2014, Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah bersama Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin mencanangkan program 1000 Ruang Belajar. Di mana, Pemkot Tangerang membangun sekolah-sekolah baru untuk memenuhi pendidikan anak-anak secara merata di 13 Kecamatan yang ada di Kota Tangerang. Saat ini, jumlah SD negeri di Kota Tangerang ada sebanyak 271 sekolah, dan SMP negeri ada sebanyak 34 sekolah.

“Persoalan pendidikan masih banyak yang perlu diselesaikan. Walaupun Pemerintah Kota Tangerang telah berhasil menyelesaikan program 1000 ruang belajar, bukan berarti perhatian terhadap pendidikan terhenti di sini. Ada banyak aspek yang perlu terus dikembangkan, agar pendidikan di Kota Tangerang bisa semakin maju,” ungkap Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, yang dikutip dari buku “Arief R. Wismansyah, Menata dengan Jiwa, Melayani dengan Hati”

Tak hanya 1000 Ruang Belajar, Pemkot Tangerang juga memberikan berbagai bantuan bagi anak-anak kurang mampu, agar tetap dapat mengenyam pendidikan. Di antaranya adalah dengan hadirnya program Tangerang Cerdas, BOP, hingga sekolah swasta gratis.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin mengungkapkan Pemkot Tangerang berkomitmen agar seluruh anak-anak di Kota Tangerang tetap dapat mendapatkan hak untuk sekolah. Sehingga, dapat melahirkan anak-anak di Kota Tangerang yang cerdas dan siap mewujudkan generasi Indonesia Emas 2045.

“Program BOP telah dirasakan oleh 1.419.967 siswa SD dan SMP di Kota Tangerang sejak tahun 2014 hingga tahun 2023. Tangerang Cerdas telah dirasakan oleh 112.878 siswa SD, dan 53.750 siswa SMP. Tak hanya itu, Pemkot Tangerang juga menggratiskan 146 SD dan SMP swasta yang ada di Kota Tangerang. Mudah-mudahan, dengan program ini dapat menciptakan anak-anak yang berprestasi, calon-calon pemimpin bangsa yang sangan luar biasa dan tercapainya generasi Indonesia Emas 2045,” harapnya. (Red/Aldo)(msar)

Tulisan Terkait